Cara Budidaya Alpukat Agar Cepat Berbuah

Sebagian orang merasa bosan ketika membudidayakan buah alpukat. Bahkan, ada sebagian pekebun yang merasa jengkel ketika membudidayakan buah alpukat karena tidak kunjung berbuah.

Pohon alpukat yang tidak kunjung berbuah biasanya disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya cara membudidayakannya yang salah. Nah, agar pohon alpukat dapat cepat berbuah, maka pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips mengenai cara-cara gar pohon alpukat bisa berbuah dengan cepat. Bagaimana caranya? Simak pemaparannya berikut ini.

Bagi yang sedang membudidayakan buah alpukat maka tebang pohon alpukat dengan menggunakan gergaji atau kapak. Tebang pohon yang diameternya 25 hingga 30 cm dengan tinggi pohon 50 hingga 60 cm dari permukaan tanah. Metode pertama agar pohon cepat berbuah ialah dengan menggunakan metode sambung kulit. Belah celah antara kulit kayu dan batang sedalam 5 hingga 7 cm dengan menggunakan pisau.

Budidaya Buah Alpukat

Pohon Buah Alpukat

Setelah itu, ambil batang atas atau entres yang diameternya 0,5 cm hingga 1 cm yang disayat miring kedua sisi bawahnya. Panjang entres 10 cm hingga 15 cm atau terdiri atas 3 hingga 5 mata tunas. Sisipkan entres ke dalam celah yang telah dibuat. Metode kedua ialah dengan cara sambung celah. Caranya dengan membuat torehan pada kulit kayu dengan panjang 5 cm hingga 7 cm dengan lebarnya disesuaikan dengan ukuran entres yang akan ditempel.

Lalu entres dari pohon yang diinginkan disayat miring dan ditempelkan pada torehan kulit kayu batang bawah. Sebaiknya, untuk satu pohon cukup 3 entres saja yang ditempelkan dengan jarang seimbang memutari batang bawah.

Setelah itu, ikat sekelilingnya dengan menggunakan tali plastik atau tali rafia. Untuk menghindari penguapan yang berlebihan, olesi lilin cari atau parafin pada permukaan batang bawah dan permukaan kulit kayu yang terbuka. Setelah itu, tutup dengan kantong semen dan lapisi dengan plastik agar sambungannya terhindar dari sinar matahari secara langsung.

Agar sirkulasi udaranya baik dan pertumbuhan tunas bisa dilihat, maka buat lubang pada bagian depan dan belakangnya. Sambungan ditutup selama 1 bulan. Setelah 1 bulan dan penutupnya dibuka, maka entres yang hidup akan memunculkan tunas-tunas baru berwarna hijau segar.

Warna cokelat, menandakan sambungan tidak jadi. Sosok tanaman setelah 5 bulan penyambungan. Dengan perawatan tepat, 3 tahun kemudian tanaman belajar berbuah. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Leave a Reply

%d bloggers like this: