Efek Negatif Jika Gunung Bromo Meletus

Sudah sejak bertahun-tahun lalu, status gunung bromo dalam kondisi aktif. Hingga saat ini masih dinyatakan masih tetap aktif. Dengan aktifnya gunung bromo dalam jangka waktu yang panjang ternyata tidak hanya berefek pada kerugian warga sekitar karena terganggu dengan abu vulkanik namun lebih dari itu yaitu bisa menggangu pertumbuhan ekonomi nasional dan memicu inflasi.

Berikut ini adalah beberapa hal yang berpotensi bermasalah akibat aktifnya gunung bromo:

1.. Gagal Panen dalam Skala yang Besar

Wilayah gunung bromo merupakan penghasil sayuran untuk wilayah jawa timur. Dengan kondisi abu vulkanik yang terus menghujani pertanian petani maka akan terjadi kegagalan panen dengan skala besar yang berujung pada kelangkaan stok sayuran pada pasar dan akan diikuti kenaikan harga yang memicu inflasi secara lokal namun jika berlangsung lama maka akan berpengaruh inflasi nasional.

2. Wisata di Gunung Bromo Akan Ditutup

Gunung bromo merupakan salah satu obyek wisata yang tergolong tinggi untuk wilayah di jawa timur. Kondisi gunung bromo yang belum stabil membuat pemerintah menyatakan gunung bromo untuk sementara waktu ditutup untuk umum.

Kondisi ini akan berdampak terhadap nasib warga di sekitar gunung bromo yang mengandalkan kehidupannya pada pariwisata gunung bromo. Dengan kondisi gunung bromo ditutup dengan otomatis penghasilan mereka terhenti juga. Sehingga berpotensi timbulnya masalah baru akibat tidak berjalannya roda perekonomian.

3. Pengiriman Bahan Pokok Terganggu

Arah abu yang menuju jalan pantura menggangu delivery kebutuhan bahan pokok yang didatangkan dari luar daerah. Selama ini arah abu sering mengarah ke pantura dan menjadi keluhan bagi pengguna jalan. Namun karena skala abunya yang masih dibawah ambang normal pengelihatan, maka delivery masih dapat dilakukan hingga saat ini dengan baik.

4. Jalur Lalu Lintas Udara Akan Lumpuh

Sejalan dengan poin nomor tiga yaitu Jalur lalu-lintas udara yang biasanya melewati sekitar wilayah gunung bromo terpaksa harus dialihkan kearah utara untuk menghindari abu fulkanik. Walaupun gangguan secara ekonomi cukup kecil namun pindahnya jalur udara tersebut membuat waktu tempuh menjadi lebih lama 30 menit karena harus memutar.

Harapan kita tentu saja kondisi gunung bromo agar cepat stabil sehingga kondisi semula akan kembali lagi. Namun dengan kondisi geografi Indonesia yang terdapat banyak gunung merapi.

Walaupun gunung bromo sudah stabil namun gunung merapi daerah lain berpotensi akan aktif sebagai pengganti dari gunung bromo. Hal tersebut terjadi karena aktifnya gunung merapi akhir-akhir ini dipicu oleh amblasnya lempeng disamudra india dan laut australia sehingga menekan kumpulan magma didalam bumi yang akibatnya tekanan naik dan keluar lewat letusan gunung merapi

Leave a Reply